Konsumsi Buah Tepat Bagi Penderita Anemia

buah penambah darah

buah penambah darah

buah penambah darah

buah penambah darah

Buah penambah darah merupakan salah satu cara untuk mengatasi penyakit kekurangan darah atau anemia. Buah-buahanini selain terasa lebih segar juga bisa memberikan manfaat lain bagi kesehatan tubuh. Anemia sendiri meskipun penyakit yang cukup umum namun bisa sangat mengganggu bagi aktivitas penderitanya. Anemia atau penyakit kekurangan darah juga bila dibiarkan begitu saja akan menjadi berbahaya dan memicu penyakit lainnya seperti serangan jantung. Karenanya penyembuhan secara bertahap pun harus dilakukan. Tidak hanya penyembuhan dari obat-obatan saja tapi juga dari nutrisi makanan seperti buah penambah darah. Ada beberapa buah-buahan yang dinilai dapat menambah jumlah sel darah merah dan mampu mengatasi anemia. Namun untuk menghindari kebosanan, penderita anemia bisa memakan buah-buahan tersebut secara bergantian setiap harinya.

Kurma

Buah yang umum ditemui ketika bulan puasa ini ternyata juga dapat mengatasi anemia. Buah kurma mengandung vitamin B kompleks yang sangat tinggi yang dapat meningkatkan jumlah sel darah merah dalam tubuh. Karenanya buah ini juga menjadi obat alami penambah darah. Buah kurma juga merupakan sumber energi bagi tubuh sehingga selalu disarankanuntuk berbuka puasa dengan kurma karena bisa menghilangkan rasa lemas. Buah kurma juga mengandung gula yang mudah dicerna sehingga tidak berbahaya bagi tubuh. Gula ini yang kemudian menjadi penambah energi bagi penderita anemia yang sering mengalami kelesuan.

Semangka

Buah berair ini juga merupakan salah satu buah penambah darah. Kandungan dalam semangka berupa air yang banyak dan vitamin A sangat dibutuhkan bagi penderita anemia. Kandungan semangka mampu membawa zat besi agar diserap ke dalam sel darah merah yang mengandung oksigen. Zat besi ini merupakan faktor penting agar tubuh terasa lebih kuat, tidakmudah lelah ataupun lesu. Selain sebagai penambah darah alami, semangka juga bermanfaat untuk memperlancar pencernaan dengan kandungan seratnya.

Alpukat

Sama halnya seperti semangka, alpukat adalah buah yang sangat tinggi kandungan zat besinya. Zat besi ini yang nantinya dihantarkan ke dalam darah merah agar dapat mengikat oksigen. Mengkonsumsi buah alpukat dapat mencegah anemia sekaligus menambah jumlah darah dalam tubuh. Meskipun alpukat disebut sebagai buah berlemak, namun kandungan lemaknya tidak berbahaya karena berupa lemak tak jenuh. Lemak ini sangat aman bagi tubuh bahkan bagi mereka yang sedang menjalankan diet

Apel

Buah ini memiliki cita rasa manis dan mudah didapatkan kapan saja. Bagi penderita anemia sangat disarankan untukmengkonsumsi buah ini. Apel termasuk buah yang memiliki zat besi tinggi dan mampu meningkatkan sel-sel darah merah dalam tubuh. Selain dapat mengatasi anemia, apel juga mengandung vitamin dan serat yang menyehatkan. Bahkan dengan rajin memakan buah apel bisa sekaligus merawat kesehatan gigi dan mulut.

Jeruk

Mudah didapatkan dan tidak tergantung musim ketika berbuah. Jeruk yang dikenal kaya akan vitamin C ini ternyata juga mengandung zat besi yang tinggi. Dengan adanya zat besi ini dapat membantu meningkatkan kadar hemoglobin bagi penderita anemia. Jeruk juga akan memberikan rasa segar dengan cita rasa asam manis yang dimilikinya. Mengkonsumsi jeruk juga dapat memperlancar peredaran darah dan sebagai anti oksidan alami bagi tubuh.

Melon

Kandungan melon yang berupa 90% air dan vitamin A yang cukup tinggi dapat meningkatkan zat besi yang otomatis akan meningkatkan pula kadar hemoglobin dalam darah. Mengkonsumsi melon segar juga akan memberikan efek kenyang dan nyaman di perut sehingga cocok bagi penderita anemia yang merasa kondisi badannya tidak fit. Karenanya, buah berair seperti semangka ini sangat bagus sebagai salah satu buah penambah darah.

Tags:
author

Author: 

Related Posts