Buah Carica Dari Dataran Gunung Tinggi Dieng

buah carica

buah carica

buah carica

buah carica

Kenikmatan dari buah carica yang merupakan buah khas dari dataran gunung tinggi dieng merupakan buah yang aslinya berasal dari dataran tinggi Andes, Amerika Selatan. Di Indonesia sendiri, tanaman ini hanya dapat tumbuh di dataran tinggi dieng serta beberapa tempat di Bali. Tanaman buah carica mirip seperti papaya Sehingga disebut sebagai papaya gunung, namun memiliki cabang yang lebih banyak dan ukuran bagian yang lebih kecil. Buah Carica berbentuk bulat terlur dengan daging buah yang keras, berwarna kuning jingga dan wangi. Buahnya mengandung getah dan akan semakin berkurang bila mendekati kematangan. Karena getah ini bersifat gatal, maka apabila akan mengolah buah carica harus membersihkan getah dengan benar agar tidak terjadi iritasi dan gatal-gatal.

Kandungan Gizi buah carica

Kandungan gizi yang terdapat dalam buah carica antara lain Vitamin A, vitamin C, vitamin E, serat, dan B kompleks. Sebagai senyawa anti kanker, carica memiliki kadar karoten, Vitamin C dan flavonoid. Kandungan berbagai enzim yang terdapat dalam buah carica sangat bermanfaat bagi tubuh. Ada enzim caricaksantin dan violaksantin yang bermanfaat dalam menekan pertumbuhan batu empedu. Enzim khimopapain, lisosim dan glicopeptidase dapat menghilangkan nyeri punggung. Kandungan vitamin C dalam buah carica ternyata lebih tinggi daripada jeruk. Kadar gizi dari setiap 100 gram buah carica adalah kaori 46 mg, kalsium 23 mg, protein 12 mg, vitamin b 0,04 mg, fosfor 12 mg, vitamin a 365 mg, karbohidrat 12,2 mg, vitamin c 78 mg, air 86,7 mg dan besi 17 mg.

Manfaat Buah Carica

  • Proses pencernaan: buah carica memiliki kandungan serat tinggi yang dapat melancarkan percernaan. Enzim papain dalam buahcarica mengurai serat makanan sehingga memperlancar proses BAB.

  • Membunuh bakteri usus; buah carica memiliki kandungan papain yang dapat menetralkan ph tubuh dan membunuh bakteri jahat dalam usus. Kandungan antioksidan ini sangat bermanfaat untuk menangkal radikal bebas dan zat berbahaya.

  • Kesehatan mata; kandungan vitamin A dalam buah carica ternyata lebih besar daripada wortel. dengan kandungan  vitamin A yang tinggi, maka penduduk Dieng banyak yang percaya dapat menyembuhkan rabun senja.

  • Kesehatan kulit; vitamin A dan vitamin C yang ada dalam buah carica menangkal radikal bebas dan sinar UV yang dapat merusak kesehatan kulit. Bagi wanita, kanker payudara merupakan momok bagi kesehatan. Kandungan vitamin C pada buahcarica dapat melawan kanker payudara.

  • Kandungan Vitamin E di buah carica menjaga dan melindungi kelembapan kulit. Selain itu kandungan vitamin E juga berfungsiuntuk mencegah penyakit seperti kanker pancreas, lambung, kanker mulut pada perokok, prostat.

  • Mencegah sel kanker; buah carica mengandung zat agrinin yang menghambat pertumbuhan sel kanker dalam tubuh.

  • Energy: buah carica memiliki kandungan vitamin B kompleks yang berperan sebagai penambah energy bagi tubuh.

  • Untuk bahan kosmetik; beberapa penelitian menyebutkan bahwa bij carica yang dijadikan serbuk digunakan sebagai bahan kosmetik terutama untuk kulit karena kandungan gizinya.

Olahan Buah Carica

Buah carica banyak diolah dalam bentuk manisan, selain maupun sirup gula. Untuk mengolah perlu beberapa proses. Pisahkan biji buahcarica, biji lalu ikut dimasak bersama air gula sampai matang dengan buah daging buah carica. Air rebusan biji carica dijadikan satu dengan daging buah carica yang sudah dimasak. Di dataran tinggi dieng bisa ditemui olahan buah carica seperti dodol, keripik, selai dan lain-lain.

Tags:
author

Author: 

Related Posts