Buah Untuk Penambah Darah Bagi Penderita Anemia

buah untuk penambah darah

buah untuk penambah darah

Kekurangan buah untuk penambah darah dapat membahayakan tubuh kita.

Zat besi merupakan mineral yang sangat penting sebagai komponen utama untuk pembentukan sel darah merah atau hemoglobin. Apakah fungsi hemoglobin? Hemoglobin berperan dalam mengangkut air dan oksigen, mwnyalurkannya ke seluruh bagian organ tubuh. Maka dari itu, kita harus mengonsumsi buah untuk penambah darah, yang mengandung banyak zat besi agar sel darah merah dalam tubuh berfungsi dengan baik. Tubuh memerlukan sekitar empat sampai enam minggu bagi darah untuk melakukan regenerasi dengan memproduksi sel darah merah. Jika seseorang kekurangan asupan zat besi, ia akan mengalami gejala seperti berikut:

  1. Merasa lelah sepanjang waktu.
    2. Pada anak-anak, perkembangan fisik dan mental nya akan menjadi lambat.
    3. Prestasi belajar menurun bagi anak-anak.
    4. Sariawan.
    5. Suhu tubuh berubah-ubah drastis.
    6. sistem kekebalan tubuh yang menurun.

Siapa Sajakah yang memerlukan zat besi? Setiap orang membutuhkan zat besi, tetapi beberapa orang dengan konsisi tertentu sangat rentan kekurangan darah termasuk:
– Wanita hamil
– Wanita menstruasi
– Anak-anak tumbuh
– Mereka yang baru saja pulih dari penyakit

Banyak jenis makanan yang mengandung cukup zat besi sebagai komponen pembentuk sel darah merah. Tentu saja buah-buahan merupakan jenis makanan yang sangat baik dikonsumsi untuk penambah darah. Selain dapat memenuhi kebutuhan tubuh akan zat besi, kita juga akan mendapatkan manfaat plus seperti kesehatan kulit dan pencernaan. Berikut adalah daftar buah-buahan yang dihitung kadar zat besi per 100 gram nya, dengan asumsi bahwa kebutuhan tubuh akan zat besi 10 mg per hari:

  1. Tomat 9,1 mg
    2. Aprikot 6,3 mg
    3. Kismis 3 mg
    4. Kesemek 2,5 mg
    5. Mulberry 1,7 mg
    6. Kurma 1 mg
    7. Blackcurrant 1 mg
    8. Plum 0,9 mg
    9. Delima 0,3 mg
    10. Semangka 0,2 mg

Kurangnya mengonsumsi buah untuk penambah darah dapat menyebabkan seseorang menjadi sering pingsan lho! Jadi hati-hati jika kita merasa pusing dan mata berkunang-kunang. Simak penjelasan yang lebih terperinci akan masing-masing buah berikut yuk:

  1. Tomat.
    Setiap 100 gram buah tomat mengandung 9,1 mg zat besi. Bagi anak-anak, tubuh harus mendapatkan pasokan zat besi sebesar 10 mg per hari. Sedangkan untuk dewasa, dianjurkan sebesar 18 mg per hari. Jika per 100 gram buah tomat mengandung 9,1 mg zat besi, artinya tubuh sudah tercukupi 50% kebutuhan akan zat besi per hari. Kita hanya perlu mengonsumsi sekitar satu atau dua butir buah tomat. Buah tomat juga kaya akan antioksidan terutama lycopene, yang membuat kulit tampak bercahaya dan sehat.
  2. Aprikot.
    Setiap 100 gram buah aprikot mengandung 6,3 mg zat besi. Aprikot tidak hanya lezat tetapi juga merupakan sumber zat besi yang kaya antioksidan. Tubuh yang tercukupi antioksidan akan menghambat proses penuaan, mencegah keriput pada kulit. Setiap 100 gram buah aprikot dapat memenuhi 50% kebutuhan zat besi harian. Buah aprikot segar dapat dengan cepat menangkal dehidrasi. Buah aprikot kaya akan serat, yang membantu memperlambat pelepasan zat gula dalam darah sehingga tingkat gula darah akan tetap stabil.
  3. Kismis.
    Setiap 100 gram kismis mengandung 3 mg zat besi. Seringkali kita menemukan kismis digunakan sebagai campuran roti, es krim dan puding. Seberapa sering anda ngemil kismis? Mulai sekarang cobalah mengonsumsi kismis yang tidak dicampurkan bahan makanan lain. Kismis tergolong dalam buah berry. Dalam bahasa inggris, kismis disebut raisin yang berasal dari bahasa latin “racemus”.
  4. Kesemek.
    Setiap 100 gram kesemek mengandung 2,5 mg zat besi. Penampilan buah kesemek yang begitu unik karena kulit luarnya yang bertepung tidak menjadikan buah ini dijauhi. Buah kesemek justru sangat populer di Jepang dan disukai karena kaya akan antioksidan. Mungkin karena perempuan di Jepang sangat menyukai buah ini sehingga mereka selalu tampak cantik dengan kulit yang mulus dan awet muda.
  5. Mulberry.
    Buah mulberry memiliki tiga warna: merah, putih, dan hitam. Buah mulberry tidak hanya sangat baik untuk penambah darah, tetapi juga sangat bagus bagi penderita diabetes. Di Cina, pohon murbei dianggap sebagai ‘pohon kehidupan’. Mulai dari daun, kulit kayu, buah, hingga akar nya dimanfaatkan sebagai keperluan medis.
  6. Kurma.
    Buah kurma memiliki rasa yang sangat manis sehingga dokter menyarankan bagi penderita diabetes untuk tidak banyak mengonsumsi buah ini. Buah kurma sangat dianjurkan bagi wanita hamil karena kaya nutrisi dan dapat memberikan stamina lebih yang diperlukan ibu hamil. Buah kurma membantu meningkatkan kadar hemoglobin dalam tubuh sehingga baik bagi penderita anemia mempercepat pemulihan kondisi tubuhnya.
  7. Blackcurrant.
    Setiap 100 gram blackcurrant mengandung 1 mg zat besi. Blackcurrant dikenal sebagai kismis hitam yang juga sangat penting bagi pembentukan sel darah merah dalam tubuh.
  8. Plum.
    Bagi yang belum pernah mengonsumsi buah plum, buah ini memang terlihat unik. Buah plum berbentuk seperti buah apel yang berukuran lebih kecil. Sedangkan tekstur dagingnya menyerupai buah anggur yang sedikit renyah dan mengandung banyak air. Harga buah plum di swalayan berkisar antara 5000 rupiah per biji. Untuk menikmati buah penambah darah yang sedikit berbeda, anda dapat mencoba mengonsumsi buah plum dengan kandungan zat besi per 100 gram nya sebesar 0,9 mg.
  9. Delima.
    Di banyak negara, buah delima merupakan buah nomor satu yang direkomendasikan bagi penderita gangguan darah termasuk anemia. Di dalam buah delima terkandung senyawa yang baru-baru ini ditemukan yaitu ‘punicalagins’ dan telah terbukti sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Manfaat buah delima juga membantu mengatasi depresi dan merupakan makanan yang baik dikonsumsi selama menjalani diet.
  10. Semangka.
    Setiap 100 g semangka mengandung 0,2 mg besi. Buah semangka mengandung kadar air yang 90 persen. Itu sebabnya banyak yang memanfaatkan buah semangka sebagai hidangan pembuka terlebih pada musim panas. Tidak hanya kaya akan zat besi, buah semangka juga kaya nutrisi, vitamin C, yang membantu tubuh menyerap zat besi lebih cepat dan efisien. Manfaat buah semangka yang ampuh membunuh bakteri pada saluran pencernaan juga dapat disimak di artikel sebelumnya.

Walaupun sudah banyak apotik yang menjual suplemen penambah darah, alangkah baiknya jika kita langsung mengonsumsi makanan herbal langsung dari sumbernya.

Tags:
author

Author: 

Related Posts