Mencegah Kepikunan Dengan Buah Apel

manfaat buah apel

manfaat buah apel

Manfaat Buah Apel Untuk Mencegah Alzheimer.

Manfaat buah apel yang paling utama yaitu dapat mencegah Alzheimer. Menurut laporan yang dipublikasikan Environmental Working Group, sebuah kelompok advokasi kesehatan publik Amerika mengemukakan bahwa buah apel menduduki urutan pertama sebagai produk yang paling terkontaminasi pestisida . Bukan berarti buah apel tidak layak dikonsumsi ya, karena buah apel mengandung banyak sekali jenis mineral dan vitamin yang bermanfaat bagi tubuh. Pestisida yang menempel pada permukaan kulit buah apel dapat dihilangkan dengan cara mencucinya. Kita dapat mencuci buah apel pada air kran yang mengalir dengan tidak mengupasnys terlebih dahulu. Buah apel mengandung banyak anti-oksidan seperti flavonoid, polifenol dan vitamin C yang membantu melindungi tubuh terhadap bakteri berbahaya dan virus. Selain itu, beta karoten dalam buah apel bersifat anti-kanker dan anti-kolesterol. Buah apel juga merupakan sumber yang sangat baik akan vitamin B kompleks seperti Tiamin, Riboflavin, Pyridoxine. Berikut adalah 7 manfaat buah apel yang sangat baik bagi tubuh kita:

  1. Mencegah Alzheimer.
    Penyakit Alzheimer adalah kondisi lupa ingatan yang ditandai dengan  melemahnya daya ingat, gangguan otak dalam melakukan penalaran, persepsi, dan berbahasa. Sebuah percobaan yang dilakukan pada tikus menunjukkan bahwa tikus yang mengonsumsi buah apel dalam jumlah yang cukup dan terus menerus menunjukkan hasil yang baik pada sistem neurotransmitter asetilkolin dalam otak. Artinya, pada penderita Alzheimer sel-sel saraf otak yang rusak dapat diperbaiki dan alzheimer pun dapat dicegah secara dini. Buah apel yang mengandung flavanoids akan membantu perbaikan sel-sel yang rusak tidak hanya pada bagian otak tetapi seluruh tubuh.
  2. Mencegah Kanker.
    Buah apel memiliki kemampuan sebagai anti-kanker yang kuat dengan melindungi tubuh dari perkembangan sel-sel kanker akibat radikal bebas. Para ilmuwan dari Asosiasi Amerika dalam bidang Penelitian Kanker, setuju bahwa dengan mengonsumsi buah apel yang kaya akan flavonoid dapat membantu mengurangi resiko terhadap kanker pankreas hingga 23 persen. Tidak hanya pada buahnya saja, salah satu senyawa yang terkandung dalam kulit apel bernama triterpenoid terbukti dapat menghambat pertumbuhan sel-sel kanker dalam tubuh seseorang. Hal tersebut dibuktikan oleh penelitian yang telah dilakukan Cornell University.
  3. Mencegah Kolesterol.
    Apel memiliki kandungan serat yang tinggi. Satu buah apel segar dengan berat kira-kira 200gr mengandung 4 gram serat yang setara dengan serat yang terkandung dalam 3 iris roti atau 1 mangkuk bubur gandum. Ketika tubuh kita mengonsumsi buah apel, serat akan melarutkan lemak di dalam usus. Hal ini dapat menurunkan tingkat LDL atau kolesterol jahat dan meningkatkan penyerapan HDL atau kolesterol baik.
  4. Meningkatkan Imunitas.
    Apel memiliki zat antioksidan yang bernama quercetin terutama dalam apel merah. Antioksidan ini meningkatkan kekebalan tubuh sehingga tubuh terhindar dari virus yang cepat sekali penularannya melalui udara. Buah apel juga mengandung vitamin C yang bersifat anti
    inflamasi.
  5. Mencegah Asma.
    Fitokimia dan polifenol adalah bahan kimia pada buah apel yang dapat membantu seseorang sembuh dari penyakit asma, gangguan pernapasan dan meningkatkan fungsi paru-paru. Penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang mengonsumsi jus apel secara teratur menunjukkan penurunan risiko akan serangan asma dan gangguan ISPA dibandingkan dengan mereka yang jarang mengkonsumsi jus apel.
  6. Mencegah Diabetes.
    Buah Apel sarat akan serat larut yang merupakan kunci utama untuk kestabilan kadar gula darah dalam tubuh. Pektin merupakan salah satu serat larut yang tinggi dalam apel, membantu mengendalikan kadar gula darah dalam tubuh dengan memperlambat peredaran zat gula ke dalam aliran darah. Wanita yang mengonsumsi setidaknya satu buah apel sehari terhindar dari resiko penyakit diabetes  28% dibandingkan dengan mereka yang tidak mengonsumsi apel.
  7. Mencegah batu empedu.
    Empedu adalah cairan dalam kantong empedu yang berperan dalam pencernaan lemak. Jika cairan ini mengeras, maka akan terbentuk batu empedu. Batu empedu diduga terbentuk akibat penumpukan kolesterol yang tertimbun dalam cairan empedu. Hal ini terjadi karena adanya ketidakseimbangan antara kolestrol dan senyawa kimia dalam cairan tersebut. Batu empedu umumnya tidak menyebabkan sakit, jadi
    tidak membutuhkan penanganan khusus. Tetapi jika batu ini menyumbat saluran kantong empedu, penderita akan mengalami gejala sakit pada bagian kanan perut yang datang secara tiba-tiba. Dokter menyarankan untuk mengonsumsi buah apel yang kaya akan serat dan menurunkan kolesterol sehingga tidak akan terjadi penumpukan yang menggangvu kinerja kantong empedu.

Banyaknya jenis buah apel terkadang membuat kita bingung memilih mana buah apel yang lebih banyak manfaatnya. Apakah semua apel memiliki kandungan gizi yang sama? Penelitian telah menunjukkan bahwa setiap jenis apel yang memiliki nilai gizi yang berbeda. Secara umum, senakin gelap warna kulit apel, antioksidan yang dimilikinya. Sebagai perbandingan,.buah apel yang berwarna merah maroon lebih kaya antioksidan dibandingkan dengan buah apel yang berwarna hijau. Berikut adalah perbandingan lebih lanjut akan zat antioksidan yang terkandung di dalam beberapa jenis buah apel menggunakan metode ORAC. ORAC adalah metode mengukur kapasitas antioksidan pada makanan. Makanan dengan nilai ORAC tinggi akan lebih efektif menangkal radikal bebas yang akan memperlambat proses degenerasi terkait usia dan penyakit pada tubuh kita.

– Apel Merah:  4275
– Apel Granny Smith: 3898
– Apel Gala (impor dari india): 2828
– Apel Golden: 2670
– Apel Fuji: 2589
– Apel hijau lokal: 2210

* Sumber: ORACValues.com

Setelah mengetahui manfaat buah apel, anda tidak ragu lagi mengonsumsinya untuk kesehatan kan?

Tags:

Rate this article!

author

Author: 

Related Posts