Kanker Kulit Dapat Dihindari Dengan Buah Delima

manfaat buah delima

manfaat buah delima

Manfaat Buah Delima Sebagai Pencegah Kanker

 

Manfaat buah delima telah bayak digunakan sebagai pencegah penyakit kanker karena dapat melindungi tubuh dari paparan radikal bebas. Semakin berkembangnya ilmu pengetahuan, manusia memiliki harapan hidup yang lebih lama untuk memperoleh kesehatan dan kenyamanan hidup yang lebih baik. Makanan tertentu khususnya sayur dan buah merupakan sumber antioksidan yang dahsyat dalam menangkal radikal bebas. Salah satu buah yang bermanfaat untuk menekan pertumbuhan sel-sel kanker yaitu buah delima. Buah delima, atau yang lebih dikenal dengan nama pomegranate merupakan buah dengan sumber antioksidan terkuat dari buah lainnya. Buah ini pun sarat dengan asam elagik yang berkhasiat sebagai antikarsinogen dan antipenyakit jantung.

Mengapa manfaat buah delima dapat menekan pertumbuhan sel-sel kanker di dalam tubuh? Hal ini dikarenakan zat antioksidan polifenol yang terkandung di dalam buah delima. Kanker muncul akibat adanya penumpukan sel-sel yang telah rusak dan yang tidak lagi bisa diperbaiki. Sebagian besar dari penyakit kanker muncul seiring dengan  perjalanan hidup seseorang karena penumpukan sel-sel rusak yang tidak dikeluarkan dari dalam tubuh. Satu dari 100 trilyun sel-sel yang ada dalam tubuh kita suatu saat bisa saja mengalami kemunduran, yakni perubahan dari sel-sel sehat yang berfungsi normal menjadi sel-sel tumor. Perubahan yang terjadi pada sel-sel tubuh, terutama disebabkan oleh sinar UV, sinar X dan bahan-bahan kimia adalah faktor terbesar seseorang terjangkit kanker. Tingginya kandungan zat antioksidan seperti terhidrolisa tanin atau polifenol dalam buah delima membantu meminimalkan efek radikal bebas dan menghapus radikal bebas dari tubuh. Tubuh dapat bekerja maksimal melalui sistem metabolisme yang baik sehingga sel-sel rusak dapat dikeluarkan dan tubuh akan melakukan regenerasi dengan memproduksi sel-sel yang lebih baik. Antioksidan polifenol mencegah kanker seperti kanker payudara, kanker paru-paru, kanker prostat dan kanker kulit.

Radikal bebas yang disebabkan akibat paparan sinar matahari dapat diatasi dengan mengonsumsi buah delima. Mengonsumsi buah delima memberikan perlindungan kulit terhadap sinar UV penyebab kanker kulit karena buah delima mengandung asam ellagic yang dapat membantu menghambat pertumbuhan sel-sel tumor pada kulit.
Buah Delima yang diekstrak menjadi minyak atau lotion sangat baik untuk perawatan kulit karena dapat menembus lapisan kulit yang paling dalam sehingga kelembaban kulit terjaga lebih lama. Selain itu, ekstrak buah delima dapat mengatasi kulit yang berminyak serta berjerawat untuk memperbaiki struktur kulit yang rusak yang bekerja pada lapisan kulit epidermis dan dermis dengan mendorong regenerasi sel kulit, membantu memperbaiki jaringan kulit, penyembuhan luka dan mendorong sirkulasi darah untuk memaksimalkan penyembuhan pada luka. Asam ellagic pada buah delima secara maksimsl membantu mencegah hiperpigmentasi, bintik-bintik penuaan, garis-garis halus dan
keriput yang sering disebabkan oleh paparan sinar matahari.

Selain dapat mencegah kanker, berikut adalah manfaat buah delima yang sangat penting bagi tubuh kita:

– Menurunkan resiko penyakit jantung.
Jus delima telah diteliti secara akurat dapat menurunkan resiko serangan jantung dan penyempitan pembuluh darah. Sebuah studi yang dilakukan Clinical Nutrition melaporkan bahwa jus delima yang dikonsumsi selama 3 tahun oleh pasien dengan gangguan pada pembuluh arteri menunjukkan hasil yang baik.

– Meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Buah delima kaya akan senyawa anti-inflamasi, sangat baik jika dikonsumsi bagi penderita gangguan kekebalan tubuh seperti rheumatoid arthritis dan osteroarthrits. Buah delima juga kaya akan vitamin C yang berfungsi untuk meningkatkan zat antibodi serta sistem imun.

– Menurunkan tingkat stres.
Delima membantu menurunkan tekanan stres secara psikologis. Seseorang yang minum jus buah delima memiliki kadar kortisol yang lebih rendah. Kortisol merupakan hormon pemicu stres yang akan meningkat jika seseorang berada di bawah tekanan.

– Menurunkan tekanan darah.
Delima membantu menurunkan tekanan darah dengan cara mencegah aktivitas tubuh memproduksi enzim angiotensin converting. Asam Punicic adalah salah satu zat utama yang terkandung di dalam buah delima yang dapat membantu menurunkan kolesterol serta menurunkan tekanan darah.

– Meningkatkan nafsu makan.
Anak-anak yang tidak memiliki nafsu makan dianjurkan untuk meminum satu gelas jus delima sebagai perangsang nafsu makan.

– Meningkatkan kualitas Tulang.
Enzim inhibitor dalam jus delima dapat membantu mencegah kerusakan tulang rawan. Enzim ini juga bekerja membantu mengontrol degenerasi tulang rawan agar terhindar dari osteoporosis.

– Menyembuhkan Anemia.
Jumlah zat besi yang tingi dalam buah delima akan meningkatkan kadar hemoglobin dalam darah untuk membantu penyembuhan anemia. Buah delima sering digunakan untuk membantu mempercepat pembekuan darah ketika tubuh mengalami luka serta memperlancar peredaran darah sehingga tubuh tampak lebih sehat dan awet muda.

Tidak hanya buahnya saja, anda pun dapat memanfaatkan kulit delima untuk meluruskan rambut yang keriting. Ekstrak alami pada kulit delima mengatadi kekusutan yang seringkali dialami pemilik rambut keriting sehingga rambut lebih mudah diatur. Kulit buah delima yang diekstrak menjadi minyak dapat diaplikasikan pada rambut karena mengandung zat punicic yang dapat memperbaiki kerusakan pada rambut. Tidak hanya itu, buah delima yang dikonsumsi juga dapat memperkuat rambut dari dalam, menguatkan folikel rambut untuk mencegah kerontokan, menjadikan rambut lebih kuat serta meningkatkan sirkulasi darah untuk merangsang pertumbuhan rambut.

 

Tags:
author

Author: 

Related Posts