Buah Kiwi Menurunkan Resiko Bayi Lahir Prematur

manfaat buah kiwi

manfaat buah kiwi

Manfaat Buah Kiwi Sangat Baik Bagi Perkembangan Otak Janin

Manfaat buah kiwi tidak hanya penting dirasakan bagi wanita yang mendambakan kulit cantik dan sehat, tetapi juga sangat penting bagi wanita yang sedang hamil. Buah Kiwi merupakan jenis tanaman yang pada awalnya hanya tumbuh di dataran Cina, namun kini sudah banyak dikembangkan oleh para petani Indonesia dan tumbuh dengan sangat baik pada iklim tropis. Apakah anda sudah mengenal ciri-ciri umum buah kiwi? Ya, secara fisik, buah kiwi memiliki ciri-ciri bentuk buah yang hampir menyerupai telur ayam dengan diameter antara 5 sampai 8 cm. Warna kulit dari buah kiwi adalah hijau dan dibalut oleh bulu-bulu halus yang berwarna kecokelatan sehingga tampak buah ini berwarna hijau kecokelatan. Sedangkan daging buahnya berwarna hijau menyala yang dikelilingi biji-biji kecil berwarna hitam. Karena tekstur daging buah kiwi yang begitu lembut, banyak produsen makanan yang memanfaatkannya sebagai bahan campuran puding, yoghurt atau salad.

Hasil penelitian membuktikan bahwa Buah Kiwi mengandung dua kali lipat Vitamin C lebih banyak daripada jeruk. Buah-buahan yang mengandung vitamin C memiliki rasa yang asam. Begitu juga dengan buah kiwi, karena kandungan vitamin C nya yang lebih banyak dibandingkan dengan jeruk, maka rasa buah ini menjadi sedikit lebih asam dan tentunya enak. Buah kiwi juga kaya akan vitamin E dan K yang merupakan sumber serat terbaik bagi tubuh. Itulah sebabnya mengapa buah kiwi sangat dianjurkan untuk dikonsumsi bagi ibu hamil. Selain itu, manfaat buah kiwi dapat dirasakan secara langsung oleh janin yang sedang dikandung sang ibu jika mengonsumsi lebih banyak buah kiwi. Apa sajakah manfaat yang akan diperoleh sang janin jika ibu mengonsumsi buah kiwi? Berdasarkan hasil penelitian medis, berikut adalah beberapa manfaat yang akan diperoleh janin dan sang ibu mengonsumsi buah kiwi:

  1. Meningkatkan Kekuatan Saraf Bayi
    Asam folat atau yang memiliki nama lain vitamin B9 merupakan jenis vitamin yang larut dalam air. Di dalam 100 gram buah kiwi mengandung sekitar 6% asam folat. Asam folat sangat membantu masa awal kehamilan dalam proses pembelahan dan pertumbuhan sel-sel janin. Bagi ibu hamil yang mendapatkan asupan cukup asam folat, ia akan terhindar dari resiko memiliki janin yang mengalami gangguan saraf. Selain itu, asam folat dapat mengurangi resiko janin mengalami kelainan pada tulang belakang dan otak tidak dapat terbentuk dengan sempurna. Wanita yang sedang merencanakan kehamilan disarankan untuk mengonsumsi makanan yang mengandung asam folat selama empat bulan sebelum masa kehamilan. Kebiasaan ini dapat mengurangi resiko bayi lahir cacat akibat kekurangan asam folat. Anda dapat memulai mengonsumsi buah kiwi setiap hari untuk mencukupi kebutuhan tubuh akan asam folat sebanyam 0,4 sampai 0,8 miligram per hari nya.

 

  1. Menjaga Berat Badan Bagi Ibu Hamil
    Faktor terpenting dalam masa kehamilan adalah berat badan sang ibu. Sebelum merencanakan kehamilan, alangkah baiknya jika anda mengetahui berapa berat badan ideal dan kenaikan berat badan ideal selama proses kehamilan berlangsung. Kenaikan berat badan yang berlebihan pada ibu hamil dapat mengganggu tumbuh kembang janin karena bayi yang akan dilahirkan nantinya akan memiliki berat badan overweight serta resiko akan penyakit komplikasi yang diderita sang bayi. Buah kiwi yang kaya serat membantu menstabilkan berat badan ibu hamil. Serat sangat diperlukan sebagai pembentuk energi. Anda dapat mengurangi asupan nasi dengan mengganti mengonsumsi buah-buahan untuk menekan kadar gula yang menyebabkan berat badan  menjadi lebih cepat naik. Buah kiwi sangat baik sebagai pengganti karbohidrat pada nasi yang indeks glikemiknya tinggi. Indeks Glikemik adalah angka yang menunjukkan potensi peningkatan gula darah dari karbohidrat yang terkandung pada nasi.

 

  1. Mengurangi Resiko Penyakit Stroke
    Menurut hasil penelitian Journal of the American Heart Association wanita hamil jarang terkena stroke pada saat atau menjelang masa melahirkan. Namun, para ahli telah menemukan perbedaan signifikan dalam 12 tahun terakhir. Hasil studi mengungkapkan bahwa wanita hamil berpotensi besar mengalami penyakit stroke. Hal ini dipicu oleh ketidakseimbangan tekanan darah yang terjadi pada ibu hamil sehingga menyebabkan hipertensi. Penelitian yang dilakukan oleh Mette Svendsen dari Universitas Rumah Sakit Oslo, Norwegia , menyebutkan dengan mengonsumsi buah kiwi tiga kali dalam sehari dapat menurunkan hipertensi. Memanfaatkan kandungan vitamin yang terdapat pada buah kiwi dapat membantu melancarkan peredaran darah, memaksimalkan kinerja hemoglobin sehingga tidak terjadi penyumbatan pada saluran peredaran darah dan menurunkan resiko ibu hamil mengalami stroke.

Dengan mengonsumsi buah kiwi secara cukup, anda tidak hanya memperoleh manfaat diatas tetapi juga akan memperbaiki kondisi kulit yang mendadak berubah pada masa kehamilan. Perubahan kondisi hormon kehamilan dan peregangan dinding perut yang berlebihan menimbulkan gurat-gurat yang seringkali ditemukan pada bagian perut. Gurat-gurat yang timbul pada bagian kulit disebut stretchmark atau selulit. Hindari penggunaan krim penghilang selulit agar tumbuh kembang janin tidak terganggu. Mengonsumsi buah kiwi yang kaya akan vitamin A, C dan E akan memenuhi kebutuhan protein terutama albumin yang cukup agar kolagen kulit terjaga selama kehamilan. Manfaat buah kiwi akan mengembalikan bentuk kulit anda menjadi sediakala setelah melahirkan.

 

Tags:
author

Author: 

Related Posts